Tampilkan postingan dengan label Budidaya TanamanHortikultura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya TanamanHortikultura. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

Sistem Aeroponik dan Aplikasinya

Sistem aeroponik adalah sebuah proses penumbuhan tanaman dalam suatu lingkungan udara atau kabut tanpa penggunaan medium tanah. Prinsip dasarnya adalah...........; Untuk selengkapnya download saja!




Terima kasih! Semoga membantu dan mohon koreksi yang konstruktif


***********************+__+***********************
o_o

PERKEMBANGBIAKAN TANAMAN HORTIKULTURA

Pembiakan tanaman hortikultura dapat dilakukan dengan cara aseksual dan seksual. Pembiakan dengan seksual melalui penggabungan sel kelamin melalui biji. Dan secaraa aseksual atau vegetatif dengan menggunakan bagian dari tanaman untuk dikembangkan menjadi tanaman baru.

Mengapa menggunakan perbanyakan secara aseksual? Pertanyaan yang terpasang di slide. Pertanyaan yang cukup mendasar tentang mengapa penting di aadakan pembiakan vegetatif pada tanaman hortikultura.

Perbanyakan aseksual berlangsung melalui pembelahan mitosis. Sehingga terbentuk replikasi dari sistem kromosom beserta sitoplasma dari sel menghasilkan DNA replikasi yang sama pada tanaman dan mirip dengan induk. Atau disebut true to type.

Bagi tanaman hortikultura, pembiakan aseksual penting karena genotype pada tanaman buah dan sayur sangat heterozygot sehingga sifat untuk dari tanamann hilang jika dilakukan dengan biji. Berikut beberapa contoh tentang pembiakan vegetatif tanaman:

1. Setek

Setek akar

Setek yang terpenting adalah bagaimana terbentuknya sistem akar yang baru. Setek yang dilakukan mempunyai keuntungan seperti murah, cepat dan mudah dalam pelaksanaannya, tidak memerlukan teknik tertentu seperti okulasi dan grafting dan tidak perlu ada persoalan kompatible.......

Untuk selengkapnya klik link ini
 aTaU 
terima kasih
***********************+__+***********************
 
.
.
.
.

Budidaya Tanaman Hortikultura

Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura (budidaya), dan dapat diartikan sebagai budidaya tanaman kebun( Anonim1). Sehingga Hortikultura merupakan suatu cabang dari ilmu pertanian yang mempelajari budidaya buah-buahan, sayuran dan tanaman hias. Sedangkan dalam GBHN 1993-1998 selain buah-buahan, sayuran dan tanaman hias, yang termasuk dalam kelompok hortikultura adalah tanaman obat-obatan (Sunu dan Wartoyo, 2006)

Kegiatan hortikultura merupakan tradisi pertanian yang sudah berkembang sejak lama. Bahkan berlangsung sejak zaman mesir kuno. Hal ini diketahui dengan bukti sejarah yang mengisahkan kegiatan rakyat mesir kuno dalam pengolahan anggur, dalam fermentasi anggur. Secara langsung ini menunjukkan bahwa tradisi hortikultura sudah berlangsung sejak lama. Dan seiring perkembangan zaman, praktek hortikultura pun berkembang berdasarkan pengembangan ilmu yang menghasilkan teknologi untuk memproduksi dan menangani komoditas hortikultura yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan.

Salah satu teknis budidaya hortikultura adalah dengan cara hiroponik. hidroponik merupakan teknis membudidayakan suatu tanaman tertentu yang menggunakan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Teknik ini mempunyai beberapa kelebihan antara lain tanaman tumbuh cepat, menghemat penggunaan lahan sehingga dapat memaksimalkan lahan yang ada. Dan mempunyai beberapa kendala seperti nutrient yang harus seimbang, perawatn yang cukup mahal, dan hanya menggunkan beberapa tanaman


Untuk selengkapnya klik link ini

Budidaya Tanaman Hortikultura


*********************###*********************


Pengelolaan Tanah

Dalam pertanian, tanah diartikan lebih khusus yaitu sebagai media tumbuhnya tanaman. tanah berasal dari dari hasil pelapukan batuan bercampur dengan sisa-sisa bahan organik dan organisme (vegetasi atau hewan) yang hidup diatasnya atau didalamnya. Semua tindakan yang bertujuan melindungi atau mengawetkan tanah agar kesuburannya bertahan dalam jangka panjang dimaksudkan sebagai pengelolaan tanah.

Pengelolaan tanah dalam usaha budidaya pertanian bertujuan untuk menciptakan keadaan tanah olah yang siap tanam baik secara fisik, kimia, maupun biologis, sehingga tanaman yang dibudidayakan akan tumbuh dengan baik. Pengolahan tanah terutama akan memperbaiki secara fisis, perbaikan kimia dan biologis terjadi secara tidak langsung.

Bentuk-bentuk pengelolaan tanah yang dikenal antara lain: pemupukan, pengapuran, pergiliran tanaman, pemberian mulsa, dan pencegahan erosi...

Untuk selengkapnya klik link ini 
atau


terima kasih


***********************+__+***********************

Senin, 26 Desember 2011

Budidaya tanaman system terapung dan hidroponik

Salah satu inovasi teknologi dalam mengefektifkan sumber daya yang tersedia adalah dengan system budidaya tanaman. Savage(1985) dalam Anas, 2009 mengatakan bahwa hidroponik merupakan salah satu teknologi budidaya tanaman dalam lingkungan terkendali, tanpa tanah, dengan pemberian hara tanaman yang terkendali, serta dapat dilaksanakan menggunakansubstrat maupun tanpa substrat. Saat ini, teknologi hidroponik telah banyak diadopsi oleh petani di Indonesia terutama untuk produksi sayuran, bunga potong, dan tanaman hias. (Anas, 2009)

Untuk selengkapnya klik link ini!

Hidroponik dan system terapung------ dilengkapi file hidroponik system terapung dan prospek pengembangannya serta sawi hidroponik!!!

Semoga bias membantu terima kasih

Sawi Hidroponik

Salah satu teknis budidaya hortikultura adalah dengan cara hiroponik. hidroponik merupakan teknis membudidayakan suatu tanaman tertentu yang menggunakan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Teknik ini mempunyai beberapa kelebihan antara lain tanaman tumbuh cepat, menghemat penggunaan lahan sehingga dapat memaksimalkan lahan yang ada. Dan mempunyai beberapa kendala seperti nutrient yang harus seimbang, perawatn yang cukup mahal, dan hanya menggunkan beberapa tanaman tertentu.

Jenis hidroponik dapat dibedakan dari..........Untuk selengkapnya klik link ini SAWI HIDROPONIK terima kasih semoga membantu… dan mohon koreksinya yang konstruktif!!!!!

Selasa, 14 Desember 2010

Prospek Pengembangan Sistem Budidaya Terapung

Seiring dengan berjalannya waktu, system hidroponik pun berkembang dengan pesat juga. System hidroponik pun mulai dikembangkan dengan teknologi yang canggih, bahkan sekarang telah berkembang budidaya system hidroponik terapung yang lebih dikenal dengan Teknologi hidroponik System Terapung (THST). Ada pula yang menyebutnya dengan Hidroponik Rakit Apung.

Teknologi Hidroponik Sistem Terapung (THST) adalah salah satu sistem budi daya tanaman secara hidroponik yang..........Untuk selengkapnya klik link ini



Rabu, 06 Oktober 2010

PEMANGKASAN (PRUNING)

Budidaya Tanaman Hortikultura, oleh Prof.Dr.Ir Enny Lisan Sengin, MS.

Pemangkasan diartikan sebagai memotong bagian tanaman untuk menghindari terjadinya arah pertumbuhan yang tidak diinginkan. Dasar dari pemangkasan erat kaitannya dengan dominasi pucuk atau meriste apikal. Auksin pada ujung batang yang menghambat tunas lateral, ujung batang di pangkas sehingga tunas lateral tumbuh dan akrena cabang banyak dan rapat.

Ratio antara bagian akar dan tajuk mempengaruhi pertumbuhan buah dan bunga. Tajuk di pangkas, daun akan berkurang berkurang akan berdampak pada fotosintesis dan akan menyerap air dan unsur hara membentuk gula dan karbohidrat untuk pertumbuhan tunas. Pemangkasan akar berakibat pada areal penyerapan berkurang dan menghambat pertumbuhan tajuk, cadangan kan digunakan untuk pertumbuhan akar baru.

Tujuan dari pemangkasan antara lain:
1. Mengontrol arah pertumbuhan tajuk tanaman
2. Untuk mendapatkan kerangka pohon yang kuat
3. Mengatur pertumbuhan tanaman
4. Menambah sifat produktivitas tanaman
5. Memperbaiki mutu dan hasil tanaman.

Untuk mendapatkan kerangka pohon yang baik ditentukan oleh banyaknya cabang dan batang utama. Bahwa cabang yang terbaik adalah cabang yang terdapat pada sudut 400- 900 dari batang utama dan terletak tidak mengumpul dalam satu tempat. Dan dalam melakukan pemangkasan harus melakukan training yang benar yakni pemilihan cabang yang baik.

Berikut beberapa macam training sistem yang di lakukan:

• Centeral leader
Ditandai dengan pohon mempunyai satu batang utama yang kuat, percabangan tersebar merata di sepanjang batang utama, jarak dan sudut yang baik pertumbuhan cabang primer kuat, dan bentuk tajuk mengerucut. Dengan kelemahan bahwa penyebaran sinar matahari tidak merata dan ssult dalam pemeliharaan karena pohon tinggi.



Untuk selenggkapnya klik link ini

Pemangkasan

Atau

Pemangkasan

.
.
.

PERKEMBANGBIAKAN TANAMAN HORTIKULTURA

Budidaya Tanaman Hortikultura, oleh Prof.Dr.Ir Enny Lisan Sengin, MS.

Pembiakan tanaman hortikultura dapat dilakukan dengan cara aseksual dan seksual. Pembiakan dengan seksual melalui penggabungan sel kelamin melalui biji. Dan secaraa aseksual atau vegetatif dengan menggunakan bagian dari tanaman untuk dikembangkan menjadi tanaman baru.

Mengapa menggunakan perbanyakan secara aseksual? Pertanyaan yang terpasang di slide. Pertanyaan yang cukup mendasar tentang mengapa penting di aadakan pembiakan vegetatif pada tanaman hortikultura.

Perbanyakan aseksual berlangsung melalui pembelahan mitosis. Sehingga terbentuk replikasi dari sistem kromosom beserta sitoplasma dari sel menghasilkan DNA replikasi yang sama pada tanaman dan mirip dengan induk. Atau disebut true to type.

Bagi tanaman hortikultura, pembiakan aseksual penting karena genotype pada tanaman buah dan sayur sangat heterozygot sehingga sifat untuk dari tanamann hilang jika dilakukan dengan biji. Berikut beberapa contoh tentang pembiakan vegetatif tanaman:

1. Setek

Setek akar

Setek yang terpenting adalah bagaimana terbentuknya sistem akar yang baru. Setek yang dilakukan mempunyai keuntungan seperti murah, cepat dan mudah dalam pelaksanaannya, tidak memerlukan teknik tertentu seperti okulasi dan grafting dan tidak perlu ada persoalan kompatible.

Setek batang

Setek batang dibagi atas:

1. Hardwood cuttings ( daun sempit-evergreen)

Diakarkan dalam keadaan lembab untuk mencegah kekringan karena lambat berakar, dan untuk yang sukar berakar di gunakan ZPT seperti IAA, IBA.

2. Semi hardwood cuttings ( berkayu-evergreen)

Pada tanaman mempunyai daun lebar>>>>>>>>>> untuk selengkapnya download di link dibawah ini.

PROSES-PROSES DASAR PADA TUMBUHAN

Budidaya Tanaman Hortikultura, oleh Prof.Dr.Ir Enny Lisan Sengin, MS.


Dalam organ tumbuhan terdapat berbagai proses-proses dasar yang berlangsung sepanjang hidup tanaman itu, antara lain:

Pembelahan sel,

Pertumbuhan, merupakan pertambahan dalam ukuran yang tidak dapat balik, mencakup pertmabhan ukuran dan jumlah sel.

Pengambilan air dan unsur hara, proses ini terjadi melalui proses-proses metabolisme tanaman. proses ini dapat berlangsung melalui 2 jenis. Yakni proses katabolisme dan proses anabolisme.

Fotosintesis, proses pembentukan energi yakni pembentukan karbohidrat. Secara umum reaksi fotosintesis yang merupakan reaksi yang tidaklah asing bagi kita yakni:
6CO2 +6H2O → C6H12O6 +6O2+energi

Dalam proses fotosintesis terdapat funsi penting yaitu:
a. Elektron H2O mereduksi NADP menjadi NADPH2.
b. Menyediakan suplai energi dalam pembentukan ATP yang dibentuk dari penggabungan ADP dan P. Berlangsung di kloroplas.

Dalam proses fotosintesis digunakan klorofi. Dan terdapat dua jenis klorofil yang digunakan yakni
• Klorofil A ( C55 H72 O5 N4 Mg)
• Klorofil B ( C55 H70 O6 N4 Mg)

Dan selain itu proses penting yang merupakan kunc ..........



Untuk selengkapnya klik link ini

Proses dasar pada Tumbuhan


pROSES dASAR pADA tUMBUHAN

FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TANAMAN

Budidaya Tanaman Hortikultura, oleh Prof.Dr.Ir Enny Lisan Sengin, MS.


Faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh pada tanaman terdiri atas: Suhu, Cahaya, Air, dan Unsur hara yang apabila salah satunya dalam keadaan defisit atau limiting factor akan menghambat pertumbuhan.

• Suhu

Bahwa jika pada saat suhu ekstrim akan terjadi pengrusakan enzim atau nonaktif dan pada saat diatas atau dibawah kisaran optimal berakibat pada non aktifnya enzim. Berdasarkan hal itu maka kisaran suhu yang berpengaruh pada tanaman dibagi atas:

• Kisaran suhu yang menguntungkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Suhu tersebut berkisar pada 75-850 F. Dengan proses-proses dasar tanaman berlangsung dengan baik. Sehingga terkadang disebut suhu optimum. Suhu ini kemudian terbagi lagi atas suhu optimum rendah (cool-seasons crops) yang berkisar 7,70C-15,50C. Misal pada tanaman buah (apel,stroberi), sayur (kentang,wortel), bunga/hias (anyelir, dahlia). Dan suhu optimum tinggi (warm-seasons crops) yang berkisar di 60-750F. Misal pada tanaman buah (jeruk,langsat), sayur (terong,lombok),bunga/hias (euphorbia, mawar).

• Kisaran suhu yang tidak menguntungkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Kisaran ini terbagi kedalam tiga golongan, yakni:
- Suhu di atas optimum, berdampak pada produk yang rendah, terutama stadium akhir pertumbuhan. Bahwa pada dasarnya hasil pertanaman adalah selisih anatara fotosintesis yang merupakan senyawa yang dibentuk dengan respirasi sebagai senyawa yang digunakan dalam pertumbuhan. Dengan peningkatan suhu maka mempercepat kedua reaksi tesebut.

- Suhu di bawah kisarab optimum, berdampak pula pada produk yang rendah yang disebabkan pada laju fotosintesis dan respirasi yang berlangsung minimum pula sehingga menghambat pertumbuhan. Pada keadaan ini sebagian tanaman dapat beradaptasi bahkan hanya pada suhu ini beberapa tanaman akan berbunga atau bolting misal pada kubis yang dapat berbunga.

- Suhu yang tidak menguntungkan dari musim winter. Yang berada pada suhu dibawah titik beku air yang berakibat pada kerusakan sel khususnya paa tanaman herbaceous. Terdapat cold injury berakibat freezing karena pembentukan kristal-kristal es yang artinya terjadi kerusakan mekanis pada sel-sel tanaman. bahwa air akan keluar dari sel dan hal ini akan berdampak pada pengendapan protein disebabkan absorpsi air dari akar berkurang.

Tanaman yang resisten injury cold disebut hardy plant misalkan pada tanaman brokoli, kubis dan tulip dan yang peka terhadap cold injury disebut tender plant Misal pada tomat dan timun.

Pengaruh khusus dari suhu (specific temp effects):
i. Terjadi transformasi pati membentuk gula pada masa panen.
ii. Tanaman yang mempunyai cadangan pati beraksi yakni dari (1) gula membentuk pati, dari (2) pati membentuk gula dan reaksi dari (3) gula membentuk co2 dan H2O ditambah energi dan panas.
iii. Pada suhu rendah ketiga reaksi pati tersebut turun dimana reaksi 1 dan 3 turun dibandingkan dengan reaksi 2.
iv. Pada suhu tinggi laju reaksi dario ketiga proses tersebut meningkat. Dimana reaksi 3 lebih dibanding reaksi 1 dan 2.

• Cahaya

Faktor cahaya sebagai sumber energi terbesar tanaman. faktor cahaya yang berpengaruh adalah:

- Intensitas cahaya,

merupakan banyaknya quantum atau photon jath pada suatu areal atau didefinisikan sederhana banyaakanya total cahayaa yang diterima tanaman. intensitas cahaya ini berbeda menurut hari, musim, jarak dai ekuator. Intensitas cahaya optimum berdampak pada laju fotosintesis yang meningkat dan respirasi yang rendah dan berefek pada cadangan sakarida melimpah. Contoh intensitas cahaya optimum rendah antara lain paku-pakuan, tanaman hias, african violet. Dan intensitas tinggi seperti anyelir, krisan dan mawar.

Intensitas cahaya rendah akan berdampak pada tanaman seperti:
• Jaringan tiang atau palisade sedikit
• Jaringan bunga karang sedikit
• Ruang interseluler besar
• Urat-urat daun banyak mengandunga air.

Dan pada intensitas cahaya yang tinggi berakibat pada klorofil berkurang shingga daun berwarna hijau kekuningan, absorpsi cahay rendah berakibat pada laju fotosintesis menurun disebut SOLARIZATION.

Ketika suhu daun meningkat berakibat pada transpirasi berlebihan, laju absorpsi air menjadi ridak seimbang, sel penjaga hilang, stomata akan mennutup, fotosintesis akan menurun dan respirasi berlangsung terus, dan juga terjadi sun burn pada buah dengan warna bunga pudar.
Faktor cahaya lain yang berpengaruh adalah kualitas cahaya dan lama penyinaran atau photoperiodism.


Tentang air dan unsur hara belum dijelasin 



Untuk selengkapnya klik ini ----Capek juga Uploadnya bro……..



.
.
.
jajajajajajajajajaja

Gejala Kelebihan unsur hara tanaman (Toksisitas unsur hara tanaman)

Toksisitas adalah suatu keadaan yang menandakan adanya efek toksik/racun yang terdapat pada bahan sebagai sediaan single dose atau campuran...