Tampilkan postingan dengan label konservasi tanah dan air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label konservasi tanah dan air. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Mei 2012

Fungsi Asam Humat (Asam Humus/Humic Acid)

Humic acid (Asam Humus/Humat) adalah komponen utama Humus dan  Asam humus (humic acid) adalah sebuah substansi yang memiliki struktur yang komplek dengan molekul 1500. Secara praktis tidak larut (insoluble) atau mengendap dengan asam tetapi larut (soluble) dengan basa

Asam humat merupakan hasil akhir proses dekomposisi bahan organik yang mempunyai berat molekul tinggi (22 000 – 230 000), berwarna hitam kecoklatan, relatif tahan terhadap degradasi serta mengandung muatan negatif yang dapat dipengaruhi pH (Herviyanti, 2007 dalam Stevenson, 1994).

Humic Acid mempunyai muatan negatif dan gugus fungsionalnya (karboksil dan hidroksil) yang menyebabkan terikatnya kation-kation logam seperti Fe, membentuk senyawa khelat atau komplek organo logam, sehingga aktifitas logam didalam tanah dapat berkurang (Stevenson, 1994 dan Tan, 2003).

Berikut Fungsinya:


***************+__+***************


untuk selengkapnya DISINI


.



***************+__+***************




Selasa, 27 Desember 2011

kandungan air dalam kondisi kapasitas lapang

Air merupakan substansi yang paling umum diatas diatas bumi dan diperlukan untuk semua kehidupan. Air mempunyai fungsi yang penting dalam tanah antara lain pada proses pelapukan mineral dan bahan organik tanah, yaitu reaksi yang mempersiapkan hara larut bagi pertumbuhan tanaman. Selain itu, air juga berfungsi sebagai media gerak hara ke akar-akar tanaman. Akan tetapi, jika air terlalu banyak tersedia, hara-hara dapat tercuci dari daerah-daerah perakaran atau bila evaporasi tinggi, garam-garam terlarut mungkin terangkat kelapisan tanah atas. Air yang berlebihan juga membatasi pergerakan udara dalam tanah, merintangi akar tanaman memperoleh O2 sehingga dapat mengakibatkan tanaman layu dan nyaris mati.

Air merupakan barang kebutuhan primer bagi masyarakat. Air tidak hanya dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup akan tetapi air juga dibutuhkan oleh hewan dan tanaman untuk melangsungkan kehidupan. Tanpa adanya air maka dimungkinkan tidak ada kehidupan, sehingga sering diungkapkan bahwa air adalah sumber kehidupan. Dengan demikian perlu adanya langkah-langkah pengelolaan air agar didapatkan potensi air yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh makluk hidup yang ada dibumi ini termasuk tanaman.

Dua fungsi yang saling berkaitan dalam penyediaan air bagi tanaman yaitu memperoleh air dalam tanah dan pengaliran air yang disimpan ke akar-akar tanaman. Jumlah air yang diperoleh tanah sebagian bergantung pada kemampuan tanah yang menyerap air cepat dan meneruskan air yang diterima dipermukaan tanah ke bawah. Akan tetapi jumlah ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor luar seperti jumlah curah hujan tahunan dan sebaran hujan sepanjang tahun.

Air yang berada diwilayah jenuh dibawah permukaan tanah disebut air tanah. Secara global dari keseluruhan air tawar yang berada diplanet bumi ini lebih dari 97% terdiri atas air tanah. Tampak bahwa peranan air tanah dibumi adalah penting. Air tanah dapat dijumpai hampir semua tempat dibumi ini. Air tanah dapat ditemukan dibawah gurun pasir sekalipun, demikian juga di bawah tanah yang membeku karena tertutup salju. Sumbangan air tanah berasal dari daerah arid dan semi arid serta daerah lain yang mempunyai formasi geologi paling sesui untuk penampungan air tanah.

Dalam membahas air tanah, ada faktor yang tidak kalah pentingnya dalam mempengaruhi proses terbentuknya air tanah. Faktor tersebut adalah formasi geologi. Formasi geologi adalah formasi batuan atau material lain yang berfungsi menyimpan air tanah dalam jumlah besar. Berdasarkan uraian diatas, maka praktikum status air dalam tanah perlu diadakan untuk mengetahui bagaimana keadaan air dalam tanah dan hubungannya dengan tumbuhan.



Untuk selengkapnya download aja di link ini!



kandungan air dalam kondisi kapasitas lapang.
Atau
kandungan air dalam kondisi kapasitas lapang.




terima kasih


***********************+__+***********************

Evaporasi

Penguapan atau evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair (contohnya air) dengan spontan menjadi gas (contohnya uap air). Proses ini adalah kebalikan dari kondensasi. Umumnya penguapan dapat dilihat dari lenyapnya cairan secara berangsur-angsur ketika terpapar pada gas dengan volume signifikan.

Rata-rata molekul tidak memiliki energi yang cukup untuk lepas dari cairan. Bila tidak cairan akan berubah menjadi uap dengan cepat. Ketika molekul-molekul saling bertumbukan mereka saling bertukar energi dalam berbagai derajat, tergantung bagaimana mereka bertumbukan. Terkadang transfer energi ini begitu berat sebelah, sehingga salah satu molekul mendapatkan energi yang cukup buat menembus titik didih cairan. Bila ini terjadi di dekat permukaan cairan molekul tersebut dapat terbang ke dalam gas dan "menguap"

Penguapan adalah bagian esensial dari siklus air. Energi surya menggerakkan penguapan air dari samudera, danau, embun dan sumber air lainnya. Dalam hidrologi penguapan dan transpirasi (yang melibatkan penguapan di dalam stomata tumbuhan) secara kolektif diistilahkan sebagai evapotranspirasi.


Untuk selengkapnya download saja sob!

evaporasi

Atau

evaporasi


terima kasih
***********************+__+***********************

Pupuk dan pemupukan


Tanah merupakan medium alami untuk pertumbuhan tanaman. Tanah menyediakan unsur-unsur hara sebagai makanan tanaman untuk pertumbuhannya. Selanjutnya unsure hara diserap dalam oleh akar tanaman dan melalui daun diubah menjadi persenyawaan organic seperti karbohidrat, protein, lemaak dan lain sebagainya yang sangat berguna bagi kehidupan.

Kesuburan tanah suatu lahan pertanian berbeda-beda, tergantung dari bahan organik yang terkandung di dalam setiap lapisan tanah, topografi, tekstur, struktur, solum dan juga aktifitas mikroorganisme dalam tanah. Kesuburan tanah ini mempunyai arti yang sangat penting sebab tanah subur adalah tanah yang mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk dapat menyediakan unsur hara bagi tanaman dengan jumlah tepat sehingga dapat menghasilkan produksi optimal.

Untuk selngkapnya klik link download dibawah ini!



....Terima Kasih....


***********************+__+***********************



Evapotranspirasi dan Transpirasi

Penguapan atau evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair (contohnya air) dengan spontan menjadi gas (contohnya uap air). Proses ini adalah kebalikan dari kondensasi. Umumnya penguapan dapat dilihat dari lenyapnya cairan secara berangsur-angsur ketika terpapar pada gas dengan volume signifikan.

Rata-rata molekul tidak memiliki energi yang cukup untuk lepas dari cairan. Bila tidak cairan akan berubah menjadi uap dengan cepat. Ketika molekul-molekul saling bertumbukan mereka saling bertukar energi dalam berbagai derajat, tergantung bagaimana mereka bertumbukan. Terkadang transfer energi ini begitu berat sebelah, sehingga salah satu molekul mendapatkan energi yang cukup buat menembus titik didih cairan. Bila ini terjadi di dekat permukaan cairan molekul tersebut dapat terbang ke dalam gas dan "menguap"

Penguapan adalah bagian esensial dari siklus air. Energi surya menggerakkan penguapan air dari samudera, danau, embun dan sumber air lainnya. Dalam hidrologi penguapan dan transpirasi (yang melibatkan penguapan di dalam stomata tumbuhan) secara kolektif diistilahkan sebagai evapotranspirasi.

Air diserap ke dalam akar secara osmosis melalui rambut akar, sebagian besar bergerak menurut..........

untuk selengkapnya klik link dibawah ini




terima kasih

***********************+__+***********************

Minggu, 04 Desember 2011

Reaksi P2O5 tanah

Fosfor merupakan unsur hara essensial yang harus selalu dipertimbangkan dalam merumuskan pupuk buatan. Unsur ini dalam bentuk superfosfat yang pertama kali dihasilkan di pabrik. Sampai akhir-akhir ini jumlah asam fosfat dalam pupuk campuran hampir tidak berubah melampaui jumlah nitrogen atau kalium. Bahkan sampai sekarang jumlah total ton fosfor dinyatakan sebagai P2O5 melampaui jumlah tiap unsur pupuk lain yang diperdagangkan.

Pemupukan pada umumnya merupakan media yang sangat tepat untuk menyalurkan unsur hara fosfor yang tersedia saat ini. Berat fosfor dalam ton yang digunakan sebagai pupuk melampaui berat nitrogen atau kalium. Tetapi pengangkutan fosfor dari dalam tanah oleh tanaman amat rendah dibanding nitrogen dan kalium, sering juga dijumpai hanya 1/3 atau 1/4 dari unsur tersebut dimana dosis besar jika dibandingkan dengan sedikitnya fosfor yang ditambahkan menjadi tidak tersedia untuk tanaman yang sedang tumbuh.

Jumlah total fosfor dalam rata-rata tanah mineral dibanding dengan jumlah nitrogen lebih besar dan jauh lebih kecil dari pada kalium, kalsium, dan magnesium. Tetapi yang lebih penting yakni sebagian besar unsur fosfor dalam tanah umumnya tidak tersedia untuk tanaman. Jika sumber dapat larut unsur ini diberikan pada tanah dalam bentuk pupuk, fosfornya sering “diikat” atau dijadikan tidak tersedia meskipun keadaan lapangan paling ideal.

Untuk selengkapnya klik link dibawah ini!


Jumat, 02 Desember 2011

Penetapan Reaksi Tanah (pH)

Reaksi tanah menunjukkan sifat kemasaman atau alkalinitas tanah yang dinyatakan dengan nilai pH. Nilai pH menunjukkan konsentrasi ion hidrogen (H+) di dalam larutan tanah. Makin tinggi kadar ion H+ di dalam tanah, semakin masam tanah tersebut. Pada tanah-tanah yang masam jumlah ion H+ lebih tinggi daripada OH-, sedang tanah alkalis kandungan OH- lebih banyak daripada H+ dan bila konsentrasi H+ sama dengan OH- tanah bereaksi netral yaitu mempunyai pH netral.

pH tanah merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam keberhasilan budidaya tanaman. sebab pH menentukan mudah tidaknya unsur-unsur hara diserap tanaman. dimana unsur hara akan diserap oleh akar tanaman pada pH yang berkisar netral. Namun perlu dipahami bahwa terdapat sebagian tanaman yang mempunyai daya toleransi yang bagus pada yang berkisar alkalis ataupun masam.

Reaksi tanah akan mempengaruhi ketersediaan unsur hara bagi tanaman. dimana pada pH tanah kurang dari 6,0 maka ketersediaan unsur-unsur P, K, S, Ca, Mg, dan Mo menurun dengan drastis. Pada pH netral yang berkisar 6,5- 7,5 maka unsur hara tersedia dalam jumlah optimum, dan pada pH tanah lebih besar dari 8,0 akan menyebabkan unsur-unsur N, Fe, Mn, Cu, dan Zn ketersediannya sangat sedikit.

untuk lebih lengkapnya klik link download dibawah ini!

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Erosi, Erosivitasi dan Erodibilitas

Longsor dan erosi adalah proses berpindahnya tanah atau batuan dari satu tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah akibat dorongan air, angin, atau gaya gravitasi. Proses tersebut melalui tiga tahapan, yaitu pelepasan, pengangkutan atau pergerakan, dan pengendapan. Perbedaan menonjol dari fenomena longsor dan erosi adalah volume tanah yang dipindahkan, waktu yang dibutuhkan, dan kerusakan yang ditimbulkan.

Longsor memindahkan massa tanah dengan volume yang besar, adakalanya disertai oleh batuan dan pepohonan, dalam waktu yang relatif singkat, sedangkan erosi tanah adalah memindahkan partikel-partikel tanah dengan volume yang relatif lebih kecil pada setiap kali kejadian dan berlangsung dalam waktu yang relatif lama

untuk selengkapnya download saja dibawah ini



Terima kasih! Semoga membantu dan mohon koreksi yang konstruktif ***********************+__+***********************
o_o

Minggu, 01 Mei 2011

Konservasi Tanah dan Air untuk Pertanian Berkelanjutan

Secara harfiah, pertanian dapat diartikan sebagai upaya pemanenan sinar matahari, atau transformasi energi matahari menjadi energi organik. Ditinjau dari komoditasnya, pertanian terdiri pertanian tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, hortikultura, peternakan dan perikanan. Jadi, pertanian merupakan suatu ilmu dan produk dari suatu komoditi dengan cakupan yang sangat luas. Selanjutnya memandang cakupannya yang demikian maka pengembangan ilmu-ilmu pertanian tidak dapat berdiri sendiri. Mereka harus dipadukan sehingga dihasilkan suatu teknologi yang mampu menyediakan pangan bagi bangsa ini secara berkelanjutan (sustainable).

Pertanian terpadu pada hakekatnya merupakan pertanian yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem di dalamnya sehingga aliran nutrien dan energi terjadi secara seimbang. Keseimbangan inilah yang akan menghasilkan produktivitas yang tinggi dan keberlanjutan produksi yang terjaga secara efektif dan efisien.

Apabila pertanian dikembangkan secara sendiri-sendiri maka sisa tanaman, atau kotoran dari ..............
...
...
...

Untuk selengkapnya di download aja dibawah ini!



Sumber:
- Hardjowigeno, 2007, Ilmu Tanah. Jakarta; Akademika Presindo.
- Inon Beydha, Konservasi Tanah dan Air di Indonesia Kenyataan dan Harapan.
- R. Umar Hasan Saputra, Pertanian Terpadu sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa Indonesia.
- http://wikipedia.org/wiki/konservasi_tanah.


terima kasih


***********************+__+***********************
 
o_o
Share this article :

Gejala Kelebihan unsur hara tanaman (Toksisitas unsur hara tanaman)

Toksisitas adalah suatu keadaan yang menandakan adanya efek toksik/racun yang terdapat pada bahan sebagai sediaan single dose atau campuran...